Skip to main content

follow us

Contoh Sambutan Ketua Kader Gizi Pada Kegiatan KB

Contoh Sambutan Ketua Kader Gizi Pada Kegiatan KB - Berbeda dengan informasi mengenai Contoh Sambutan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober yang sebelumnya telah kami sajikan. Kali ini kami akan memberikan informasi mengenai Contoh Sambutan Ketua Kader Gizi Pada Kegiatan KB. Jika Anda merupakan salah seorang yang menjadi Ketua Kader gizi dalam salah satu kegiatan Keluarga Berencana (KB), berikut kami informasikan Contoh Sambutan Ketua Kader Gizi Pada Kegiatan KB.

Contoh Sambutan Ketua Kader Gizi Pada Kegiatan KB

Assalamu'alaikum Wr, Wb.
Ibu-ibu dan adik-adik remaja putri yang kami hormati,

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kepada Allah swt yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya kepada kita. Sehingga pada kesempatan ini kita dapat berkumpul di tempat ini.

Ibu-ibu dan adik-adik yang berbahagia,
Dalam masa pembangunan sekarang ini kita semua telah menyadari bahwa hasil-hasil pembangunan yang kita rasakan selama ini adalah jerih payah kita semua. Dengan demikian kita telah mengenyam madunya kemerdekaan seperti sekarang ini.

Negara kita termasuk negara yang sedang berkembang, tentu saja di sana sini pun terdapat perkembangan dan kemajuan. Di bidang pembangunan fisik, gedung-gedung dan lain sebagainya mengalami perkembangan begitu pesat. Demikian pula perkembangan dalam bidang mental serta keagamaan.

Namun ada satu hal yang memprihatinkan yaitu perkembangan penduduk yang terus meledak bahkan mendahului perkembangan-perkembangan lainnya. Beberapa tahun lalu kita dapat melihat betapa sedikitnya pembangunan rumah-rumah bahkan di jalan raya tampak sepi. Sekarang pembangunan fisik begitu pesat, dimana-mana bermunculan dan jalan raya tidak pernah sepi dari kendaraan. Demikian perkembangan penduduk begitu tetap, tidak pernah berkembang.

Ibu-ibu dan adik-adik remaja putri. Dapatkah kita bayangkan, bagaimana akhirnya jika tanah atau bumi yang kita pakai tempat berpijak semakin menyempit dan tidak seimbang dengan perkembangan penduduk, maka akan timbul ketimpangan-ketimpangan dan lahan pertanian yang menjadi sumber pokok pangan akan berkurang, berubah menjadi rumah-rumah penduduk. Jika lahan pertanian berkurang maka dampaknya bahan makanan pun akan berkurang. Kalau dulu kita kekurangan pangan di karenakan belum dapat mengolah tanah pertanian, maka sekarang kita tidak dapat makan karena kehabisan lahan pertanian.

Ibu-ibu dan dan adik-adik sekalian yang kami cintai, kenyataan yang demikian ini menjadi besar dan pokok pemikiran bagi pemerintah untuk mencari jalan keluarnya antara lain :
  1. Mengatur jarak kelahiran
  2. Menekan jumlah kelahiran anak
  3. Membina masyarakat keluarga kecil yang sejahtera, dan lain-lain
Semua program yang demikian itu tertuang dalam program kegiatan KB.

Saudara-saudara sekalian,
Marilah kita berfikir, jika ibu-ibu sekalian di harapkan pada keluarga besar yang sangat memusingkan di bandingkan dengan keluarga kecil yang berbahagia, tentunya akan memilih keluarga kecil yang berbahagia bukan?!

Sesungguhnya jika kita mau berfikir, maka keluarga besar cenderung tidak membahagiakan. Mengapa dikatakan demikian? Sebagai jawabannya sebagai berikut :
  1. Keluarga besar memerlukan biaya hidup yang tidak sedikit.
  2. Keluarga besar kurang menjamin pengawasan terhadap anak-anak, artinya anak-anak sering kurang mendapat perhatian.
  3. Pelayanan dan pengawasan terhadap kebutuhan kesehatan kurang terpenuhi.
  4. Kesehatan ibu kurang terjamin karena terlalu sibuk rumah tangga dan anak-anak.
  5. Kebutuhan pelayanan terhadap keluarga secara keseluruhan kurang terawat.
  6. Ayah selaku kepala keluarga sering melalaikan kewajibannya karena banyak masalah yang di hadapi.
Demikianlah gambaran yang sering menimpa keluarga besar.

Ibu-ibu dan adik-adik yang berbahagia, dengan adanya program KB, berarti kita mencari jalan keluar dalam membentuk keluarga kecil yang bahagia. Dengan keluarga kecil dua anak cukup kita dapat memperoleh manfaat yang besar dalam membina keluarga sejahtera dan bahagia.

Manfaat-manfaat yang dapat kita peroleh antara lain sebagai berikut :
  1. Biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan hidup sehari-hari lebih kecil.
  2. Pengawasan terhadap anak-anak lebih mudah dilakukan.
  3. Pelayanan terhadap kebutuhan keluarga baik jasmani maupun rohani mudah untuk dilaksanakan.
  4. Pendidikan anak-anak lebih terjamin.
Demikianlah beberapa gambaran tentang maksud dan tujuan program KB. Seandainya seluruh penduduk Indonesia pasangan suami istri pada tingkat usia subur melaksanakan program KB dengan penuh sadar, maka kami percaya tingkat kemajuan pembangunan dewasa ini akan lebih menggembirakan, dan kesejahteraan hidup rumah tangga dapat terpenuhi.

Ibu-ibu dan adik-adik remaja putri,
Demikianlah apa yang dapat kami sampaikan, harapan kami semoga ibu-ibu dan adik-adik remaja putri semakin sadar terhadap pentingnya program KBbagi kehidupan keluarga dan petugas KB siap untuk memberi keterangan tata cara pelaksanaan KB dan manfaatnya.

Demikian sambutan kami dan minta maaf dari segala kekeliruankami, akhirnya Wassalamu'alaikum Wr, Wb.

Demikian itulah Contoh Sambutan Ketua Kader Gizi Pada Kegiatan KB ini. Semoga bisa membantu khususnya bagi Anda yang saat ini memerlukannya. Dan tidak lupa juga jika menurut Anda informasi ini penting dan berguna silahkan informasikan share juga pada teman, sahabat, atau siapapun yang mungkin memerlukannya. Jangan lewatkan informasi lain yang akan kami informasikan di kesempatan berikutnya. Mohon maaf atas segala kekurangan. Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar